Leather engrave dengan Mesin Kapasitas Besar

leather engraved - gusto sign (3)

Satu lagi engrave leather terbaru dari Label Ink. Setelah mendulang sukses lewat produksi notebook dengan desain khusus, Label Ink kembali ke material kulit asli atau biasa di sebut genuine leather. Material ini memang paling tepat untuk aplikasi grafir berkelas tinggi. Karena bahan kulit asli memiliki ketebalan cukup dengan konsistensi bahan solid, ketika laser diaplikasi ke permukaannya, bahan kulit mampu menyerap hasil pembakaran laser dengan baik. Hasilnya, grafir tampak berdimensi sempurna dan mampu menampilkan warna lapisan dalam kulit yang eksklusif.

Sayangnya tak banyak yang tahu kalau mesin laser memiliki tingkat kekuatan berbeda. Ini berarti tak semua mesin laser menghasilkan dimensi yang sama ketika diaplikasi di permukaan kulit, terlebih pada kulit asli yang tebal. Beberapa mesin laser dengan kapasitas kecil mampu menggrafir permukaan kulit dengan baik, namun hasilnya tak terlalu dalam. Sehingga ketika diraba, tekstur grafir tersebut tak terlalu terasa.

Lain dengan mesin laser berkapasitas besar yang mampu mengikis permukaan kulit hingga ke lapisan di bawahnya. Dengan mesin seperti ini, hasil grafir selain terasa teksturnya juga menampilkan warna lain dari warna kulit di sekitarnya. Contoh hasil grafir kulit dengan mesin laser berkapasitas besar dapat dilihat pada grafir milik far. Leather Factory yang masih satu payung dengan Label Ink ini. Continue reading

Rotary Marriage Trophy by Geologi Magmadipa ’04

trophy pernikahan bergilir (1)

Bulan Desember yang penuh perayaan ternyata masih menyimpan satu cerita romantis. Kali ini cerita tersbut dikirimkan oleh sebuah trophy yang kental nuansa alamnya. Adalah mahasiswa Fakultas Geologi Universitas Dipenogoro angkatan 2004 yang berinisiatif merancang trophy bergilir bagi anggotanya.

Dibuat dari material acrylic dua layer dengan detail gambar batu sebagai aksen. Gambar ini dicetak memakai teknik print on material menggunakan sentuhan sinar uv yang membuatnya cepat kering dan mudah diaplikasi di macam-macam permukaan. Selain batu, di trophy juga disemat ilustrasi palu pendaki memakai cutting sticker. Acrylic sendiri dipotong dengan laser cut mengikuti bentuk batu dan palu, sebelum akhirnya disatukan dengan detail gambar tepat berada di antaranya. Continue reading

Laser Engraving pada Material Batu

foto atas; gravir laser tulisan pada batu kali

foto bawah; dengan settingan yang sama, setelah dibersihkan, tulisan tidak terlalu jelas

Kita tahu bahwa material-material tertentu dapat di laser (list material yang dapat dilaser), tetapi apakah batu dapat dilaser? Batu merupakan material yang padat, terbentuk akibat suhu dan tekanan. Sifatnya berbeda-beda tergantung pada campuran bahan dasar yang membentuknya.

foto prasasti peresmian fasilitas

Kami pernah mencoba laser pada beberapa jenis batu untuk pembuatan Prasasti. Juga ada klien kami yang pernah membawa bahan untuk dilaser. Hasilnya berbeda-beda tergantung pada jenis batunya. Ada yang dapat dengan mudah digravir sehingga tulisan/gambar masuk ke dalam sekitar 0,2-0,4 mm, namun ada juga yang hanya meninggalkan efek batuan yang meleleh, misalnya pada batu kali.

Beberapa jenis batu, juga keramik tidak dapat digravir, yang bisa digravir hanyalah lapisan luar batu/keramik tersebut. Lapisan permukaan polesan batu tersebut bisa “diangkat” akibat panas dari laser, namun tidak akan menimbulkan kedalaman yang berarti pada batu tersebut.

foto salah satu hasil test yang kami lakukan ketika power ditambah agar gravir bisa menjadi lebih dalam, ternyata terlalu panas sehingga batu retak dan pecah
(kotak laser tengah kiri)

Laser sangat sulit untuk diaplikasikan pada batu, mengingat kepadatan batu, dan sifat batu yang akan menyebarkan panas. Sedangkan cara kerja laser menggunakan energi panas yang dipusatkan pada satu titik. Akibatnya, apabila laser mengenai satu titik pada batu, maka sebagian besar panas akan disebarkan ke sekitar titik tersebut sehingga panas tersebar, dan kekuatannya berkurang.

Karena itu kami tidak dapat memotong batu dengan laser, dan tidak semua jenis batu dapat digravir. Solusi terbaik untuk memotong batu antara lain dengan gergaji khusus untuk batu dan router (yang keduanya menggunakan bantuan air untuk mendinginkan), serta waterjet, yang keduanya tidak kami miliki atau belum.

Baca juga:

Laser Engraving: Berapa Kedalamannya?

Batu di atas digravir sebanyak lebih dari lima kali, memiliki kedalaman gravir sekitar 1,5 mm . Batu jenis ini tidak mengalami gosong, dan dapat dilaser dengan baik

Kami seringkali mendapatkan pertanyaan, “berapa kedalaman laser engraving?”. Sebelumnya kami sempat membahas mengenai kemampuan mesin laser, dan perbedaan laser cutting serta laser engraving. Laser cutting adalah tindakan untuk memotong, sedangkan laser engraving hanyalah menggunakan laser untuk mengikis bagian permukaan material.

Kayu pinus sebagai pembatas buku untuk acara Pasar Seni ITB. Setting power rendah, karena kayu pinus mudah gosong

Kedalaman laser engraving pada material acrylic maupun kayu untuk satu kali laser dapat mencapai 0,2-0,3 mm, tergantung material. Laser engraving dengan settingan sama pada kayu pinus dan jati, hasilnya akan lebih dalam pada kayu pinus dibandingkan jati yang memang lebih keras.

MDF untuk nomor meja di Restaurant Bumbu Desa.

Banyak yang menyukai warna natural pada MDF, MDF juga dapat digravir dengan kualitas bagus

Kedalaman laser engraving sebenarnya dapat diatur, yaitu dengan meningkatkan setting power maupun dengan pengulangan. Setting power dapat ditingkatkan, namun dengan meningkatkan power, panas yang dihasilkan akan menjadi lebih tinggi dan akibatnya detil pada gambar akan menjadi berkurang. Dan pada beberapa material yang mudah terbakar seperti misalnya kayu, hasil gravir akan terlalu gosong dan sulit dibersihkan.

Cara yang lain yaitu dengan pengulangan. Kami menembakkan sinar laser berulang kali pada material, sehingga pada setiap pengulangan, material akan terkikis lebih dalam. Cara ini juga tidak menjamin gambar akan tetap tajam, namun dapat mengurangi gosong akibat terbakar. Kelemahannya, pengulangan berarti lebih banyak waktu kerja yang berakibat pada mahalnya biaya laser.

Material MDF atau kayu akan jauh lebih mudah gosong dibandingkan acrylic. Untuk mencapai gravir yang lebih dalam tanpa gosong, akan jauh lebih mudah dicapai pada acrylic dibandingkan MDF/kayu.

Multipleks dilaser untuk membuat aksesoris, namun semakin kecil gambar, akan semakin banyak detail yang hilang. Multipleks termasuk material yang mudah gosong. Hanya dengan meningkatkan power, gambar rusa (kanan) terlihat lebih gosong daripada gambar harimau (kiri) yang setting power nya lebih rendah

Gosong akibat sinar laser dapat dihilangkan dengan beberapa cara, mulai dari lap yang agak basah, hingga ampelas. Namun ada kalanya gosong berupa noda kekuningan sudah tidak dapat dihilangkan lagi. Hal ini tidak menjadi masalah apabila barang kemudian akan tertutup oleh cat. Namun jika tidak, artinya kita tidak dapat menambahkan beban panas lebih lanjut pada material tersebut.

Acrylic termasuk material yang tidak mudah gosong, dan jika terkena panas berlebih hanya akan menjadi agak kuning. Namun gravir berulang kali pada acrylic

dengan panas merata, dapat mencegah munculnya kuning pada acrylic.

Gravir pada foto di atas memiliki kedalaman sekitar 5 mm, yang dihasilkan oleh belasan kali pengulangan.

Kedalaman maksimum adalah kedalaman yang dicapai pada pengulangan terakhir (yang akhirnya menjadi gosong), dikurangi satu kali pengulangan. Misalnya Anda hendak mencapai kedalaman 1 mm pada kayu jati. Satu kali laser mencapai kedalaman 0,25 mm, maka dibutuhkan 4 kali pengulangan. Namun pada pengulangan ke-empat kayu menjadi sangat gosong dan tidak dapat diampelas. Karena itu kedalaman maksimum hanya 0,75 mm, yaitu tiga kali pengulangan saja.

Baca juga:

Laser Engraving: Bagaimana Mencapai Hasil yang Maksimum?

Laser engraving dapat membuat membantu kita membuat beragam benda. Prinsip kerja laser engraving mirip dengan ukir, dimana panas laser digunakan untuk membuang/mengikis bagian permukaan material. Karena fungsinya hanya mengukir, maka laser engraving tidak dapat menghasilkan warna. Yang dapat dihasilkan oleh laser engraving hanya bekas pembakaran, dimana warna yang muncul pada material tertentu (kayu, MDF, acrylic) adalah gosong akibat panas.

Kontras hasil engraving sangat bergantung pada jenis material dan besar power yang digunakan. Pada material-material yang mudah gosong, kontras dapat dihasilkan dengan menambah power. Semakin besar power, maka hasil laser akan semakin gosong, berwarna coklat tua bahkan kehitaman. Material yang mudah gosong antara lain kayu, kulit, dan MDF.

gravir pada kulit sapi terlihat kontras,
tulisan bawah memiliki setting power lebih tinggi sehingga lebih gelap

Pada material plastik, kami menggunakan dua buah material yaitu acrylic dan gravoply. Acrylic ketika terkena laser akan meleleh kemudian mengkristal. Karena itu hasil laser engraving pada acrylic akan terlihat lebih putih. Hasil paling kontras didapat dari acrylic transparant dan acrylic scothlight. Sedangkan pada acrylic lainnya akan terlihat lebih samar/kurang kontras.

foto atas;

acrylic scothlight, hasil gravir akan terlihat kilaunya jika terkena cahaya
foto bawah;

laser engraving pada acrylic hitam, tidak kontras,
namun cocok apabila ingin memberikan aksen yg tidak terlalu mencolok

Material gravoply memiliki dua lapisan warna. Gravoply yang kami miliki mempunyai motif yang mirip dengan stainless hairline. Gravoply memiliki lapisan atas berupa warna (gold maupun silver) dan lapisan bawah berwarna hitam. Apabila kita menggunakan laser untuk mengikis permukaannya, maka akan terlihat warna lapisan bawah, yaitu hitam. Hasilnya sangat bagus karena kontras.

gravoply, material dengan dua lapis warna; warna atas, dan warna hitam pada bagian belakang. Sehingga ketika kita membuang warna bagian atas, akan tampak warna hitam

Kain-kain tertentu dapat digravir dengan baik, dan beberapa jenis lainnya seperti flanel lebih baik di-laser cutting. kain yang memiliki hasil paling bagus jika digravir adalah kain jeans. namun hasil gravir sangat bergantung pada jenis jeansnya. Contoh dapat dilihat pada foto di bawah.

foto laser engraving pada jeans. jeans memiliki warna luar, dan ketika kita melaser/membuang bagian permukaan, maka akan muncul warna kain sesungguhnya, yaitu putih/kekuningan.
keempat jeans memiliki produsen yg berbeda, demikian pula hasilnya, akan berbeda
jeans paling kiri lebih kuning dari yang lain, sedangkan jeans kedua dari kanan
lebih biru dari yang lain, dan jeans kedua dari kanan adalah yang paling putih

Laser engraving pada kertas tidak terlalu bagus. Mengapa? Karena harga lebih mahal daripada cetak, padahal laser engraving pada kertas menghasilkan kontras yang kurang menarik. Kertas lebih baik diolah dengan laser cutting maupun laser puch, yang dikombinasikan dengan cetak seperti pada pengerjaan cover majalah Concept maupun Versus. Kami juga sempat mengerjakan beberapa hasil cetak yang dilaser cutting disini.

Beberapa foto hasil laser engraving pada marketing kit kami dapat dilihat disini, dan kami juga membuat beberapa tips untuk melakukan pemesanan laser cutting & engraving. Ulasan kami tentang barang-barang yang dapat dibuat dengan laser ada di artikel ini.Jadi, untuk menghasilkan pekerjaan yang maksimal dari laser engraving, selain membuat file yang baik, dan tajam, pengetahuan mengenai material yang cocok dan akan digunakan juga sangat penting. Anda dapat menghubungi kami jika ada pertanyaan lebih lanjut.

Lebih Lanjut Mengenai Laser Engraving

Laser engraving adalah penerapan teknologi laser untuk “membuang” sebagian dari permukaan bahan sehingga menghasilkan kedalaman yang berbeda. Tulisan, ilustrasi bahkan foto dapat digravir pada permukaan bahan. Setiap bahan memiliki sifat yang berbeda-beda ketika menerima panas dari laser, akibatnya kita harus melakukan test laser pada bahan tersebut untuk mengetahui sejauh apa kontras yang akan dihasilkan.

etching (foto dari Wikipedia)

Istilah yang kadang dipakai untuk menyebut laser engraving antara lain laser etching atau laser embossing. Keduanya sebenarnya kurang tepat. Istilah etching adalah penyebutan untuk membuang sebagian bahan dengan menggunakan cairan asam, sehingga bagian permukaan bahan yang tidak terlindung akan “termakan” ketika direndam dalam cairan asam.

embossing (foto dari Wikipedia)

Sedangkan embossing merupakan istilah untuk menyebut proses pembuatan bentuk 3D pada bahan kertas atau bahan lainnya dengan menggunakan sistem press. Sistem Press itu adalah membuat dua buah mal: positif dan negatif, kemudian kertas ditaruh di antara keduanya dan di-press. Hasilnya bahan akan ditarik mengikuti bentuk dari mall yang positif.Laser engraving tidak membutuhkan mal maupun cairan kimia untuk membuatnya. Teknologi membuat engraving menjadi lebih mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda hanya membutuhkan file vector maupun bitmap untuk melakukan laser engraving. Apabila detail dan ketajaman sangat penting, maka kami sarankan Anda mempersiapkan file vector.

Dasar-dasar laser dapat dilihat di Pengenalan Mesin Laser, terdapat juga beberapa jenis bahan yang dapat di-laser. Sedangkan unsur-unsur yang mempengaruhi harga jasa laser engraving dapat dilihat di kumpulan tips dari kami.

laser engraving pada vinyl (foto dari Gusto)
Pengenalan laser engraving di kulit dapat dilihat disini, dan salah satu produsen yang menggunakannya untuk membuat ikat pinggang. Contoh aplikasi laser pada acrylic, untuk grafir tulisan dan gambar pada trophy, atau pembuatan karya. Kami juga pernah bekerjasama untuk gravir pada piringan hitam, yang dipamerkan pada acara POST-PSYCHEDELIA di Selasar Sunaryo.

Kayu dapat digravir dengan bagus, terutama jenis kayu yang keras, misalnya pada papan skateboard.

Hasil gravir pada acrylic akan menghasilkan acrylic yang “mengkristal” sehingga tampak lebih putih. Gravir juga akan terlihat bagus pada acrylic transparant. Di satu kesempatan, kami menambahkan acrylic berwarna hitam untuk membuat acrylic transparant yang sudah digravir tampak lebih kontras. Contohnya seperti ini:

laser engraving foto pada acrylic (foto dari Gusto)

 

Baca juga:

(Introduction) Laser Engrave

Mungkin Anda cukup familiar dengan istilah grafir. Teknik grafir adalah teknik mengikis sebagian permukaan material dengan pola tertentu. Teknik grafir ini biasa digunakan untuk berbagai produk, mulai dari trophy, aksesoris, perhiasan hingga alat tulis. Tempat-tempat penyedia jasa grafir hingga tukang grafir keliling juga pasti Anda sering temui di berbagai sudut kota. Namun jangan mengharapkan akan mendapatkan hasil yang superior dari para penyedia jasa grafir manual tersebut.

Untuk mendapatkan kualitas grafir yang superior, teknologi grafir dengan menggunakan laser adalah pilihan yang bijaksana. Selain ketajamannya dan hasil yang presisi, proses grafir dengan menggunakan laser ini juga tidak berbahaya bagi kesehatan. Karena pada prosesnya, grafir dengan menggunakan laser tidak menambahkan cat atau bahan kimia tertentu seperti yang umumnya digunakan dalam pengerjaan teknik grafir manual. Dengan memakai teknologi laser, tidak ada kontak fisik dengan material yang dikerjakan.

Grafir dengan menggunakan laser ini atau yang biasa disebut laser engraving mempunyai prinsip dasar yang berbeda dengan laser cutting. Jika pada teknik laser cutting, material yang terkena sinar laser terpotong hingga putus, maka pada teknik laser engraving, material hanya diberi sinar laser dengan tekanan tertentu sehingga tak sampai terputus yang menyisakan sisa hasil pembakaran yang akan membentuk sebuah pola desain berupa gambar atau tulisan.

Singkatnya, laser engraving adalah aktivitas laser yang dipergunakan untuk mengikis permukaan material, sehingga tulisan/gambar/foto dapat tampak pada permukaan material tersebut.

Engraving secara umum dibagi menjadi dua, yaitu vector engraving dan raster engraving.

Vector engraving merupakan proses etching (menggores) garis dengan menggunakan laser untuk menghasilkan pola garis. Sedangkan raster engraving adalah proses raster yang akan menghasilkan gambar dengan gradasi, ketajaman gambar bervariasi tergantung pada material yang digunakan, yaitu antara 45 dpi hingga 1.200 dpi. Untuk contoh penerapan kedua jenis laser engraving ini, dapat Anda baca pada jurnal-jurnal selanjutnya dalam blog ini.

Berbagai material mulai darimaterial keramik, kain, metal, kertas, plastik hingga kayu dapat diberi sentuhan laser engraving.

Jika masih belum terbayang di benak Anda bagaimana proses laser engraving itu berjalan, silahkan melihat video-video berikut ini.
 

Baca juga:

Laser Engraving pada Makanan

Pada jurnal terdahulu mengenai laser engraving, kami menjelaskan bahwa teknik laser engraving tidak berbahaya bagi kesehatan. Karena pada prosesnya, grafir dengan menggunakan laser tidak menambahkan bahan kimia tertentu seperti yang umumnya digunakan dalam pengerjaan teknik grafir manual. Dengan memakai teknologi laser, tidak ada kontak fisik dengan material yang dikerjakan.

Jadi karena itu, teknik laser engraving dapat diaplikasikan juga pada makanan yang kitakonsumsi sehari-hari. Untuk hal ini, Laura Mappin telah membuktikannya.