Pernikahan dalam Balutan Laser, dari Kartu sampai Cindera Mata

Alkisah pada abad ke-3 di Roma hidup seorang martir bernama St. Valentine. Menurut salah satu versi, ketika itu Raja Claudius yang berkuasa di Roma melarang adanya pernikahan agar para pria mau pergi berperang. Merasa keputusan tersebut tidak adil, St. Valentine secara sembunyi-sembunyi tetap melaksanakan pernikahan bagi pasangan yang menginginkannya. Karena semakin lama pasangan yang memohon ia nikahkan semakin banyak, perbuatan St. Valentine akhirnya ketahuan oleh Raja Claudius hingga akhirnya ia dihukum mati tepat pada tanggal 14 Februari 270.

Sejak itu, hari kematiannya diperingati dengan berbagai upacara keagamaan. Barulah sekitar abad ke-16, upacara keagamaan tersebut bergeser menjadi perayaan kasih sayang seperti yang kita kenal sekarang. Terlepas dari benar tidaknya cerita tersebut, tak ada salahnya memilih bulan Februari untuk melangsungkan pernikahan dalam nuansa penuh cinta. Selain dirayakan oleh sebagian besar masyarakat dunia, pernikahan pun bisa tampil semakin memukau dengan sentuhan dekorasi unik dan menawan.

Agar resepsi Anda tak mudah dilupakan, anda dapat menyusun konsep dekorasi dengan sentuhan pribadi. Mulailah dari memilih tema pernikahan yang memorable, kemudian baru merumuskan susunan acara dan menyusun dekorasi. Untuk ini, banyak hal bisa Anda lakukan dengan laser. Bahkan dari awal berita bahagia Anda sampai ke tangan para kerabat, hingga saat mereka melenggang dari pesta kenangan Anda berdua. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan dengan mesin laser, sedikit kreatifitas, dan banyak cinta untuk hari bahagia bersama pasangan: Continue reading