Behind The Scene: D’Cinnamons Sweet Memories (360 Video)

Sebelumnya kami telah membahas mengenai tiga tipe utama dari video musik di sini. Gusto Pictures menggabungkan tiga tipe tersebut, yaitu tipe naratif, performance, dan konseptual dalam video musik terbaru D’Cinnamons yang berjudul “Sweet Memories”.

Dalam video klip tersebut, Anda dapat melihat performance dari musisi beraliran unplugged accoustic ini, dan juga adegan-adegan pendek dari beberapa talent. Namun yang terpenting, Anda dapat menikmati video klip musisi asal Bandung ini dengan format 360 Video.

Apa itu 360 Video?

360 Video adalah sebuah video yang memungkinkan penonton dapat melihat ke arah manapun di dalam video tersebut, dengan kata lain penonton dapat memandang ke semua arah (360 derajat). 360 Video bisa diputar dengan Google Chrome, baik dari PC, Laptop, maupun Android Anda melalui aplikasi YouTube.

Behind The Scene

Saat YouTube membuka fitur 360 sejak bulan Mei lalu, Gusto Pictures berinisiatif menawarkan konsep baru video klip pada D’Cinnamons. Band yang digawangi Dodo, Nana, dan Bona ini tertarik atas konsep yang kami tawarkan, dan mempercayakan semua konsep video klip mereka kepada kami.

Singkat cerita, kami menjadwalkan syuting video klip dilakukan di Bulan Juni. Dalam waktu kurang dari seminggu Gusto Pictures mempersiapkan segala sesuatunya termasuk lokasi syuting, para talent, story board, wardrobe dan make up agar syuting yang dilakukan dalam satu hari saja ini berjalan lancar.

Pada hari H semua personel team Gusto Pictures sudah berada di lokasi sejak jam 8 pagi untuk setting lokasi, lighting, dan kamera. Lokasi yang dipilih untuk syuting video klip ini adalah Butcher’s Bill Cafe & Resto yang terletak di Jalan Taman Pramuka, Bandung.

Mulai jam 11 siang D’Cinnamons dan para talent datang dan semua yang terlibat dalam syuting ini langsung berkumpul untuk briefing. Setelah tim wardrobe dan make up artist kami selesai bertugas, pengambilan gambar dimulai jam 3 sore dengan sekali take dengan waktu kurang lebih 4 menit.

Pengecekan hasil pengambilan gambar dilakukan pada jam 4 sore. Setelah itu, dilakukan pengambilan gambar dua kali lagi dan keseluruhan proses syuting selesai pada jam 5 sore. Walaupun persiapan syuting dilakukan hanya dalam waktu seminggu, namun proses syuting berjalan dengan lancar.

Dengan menonton video klip D’Cinnamons berformat 360 Video, Anda akan merasakan pengalaman yang terasa seperti aslinya. Ada beberapa kisah manis dari para pasangan di video klip “Sweet Memories” ini yang dapat Anda simak secara lebih ‘nyata’. Anda dapat dengan bebas melayangkan pandangan ke arah yang Anda mau, seakan-akan berada di dalam video ini.

Fitur 360 dari Youtube ini menyediakan empat tombol navigasi untuk memudahkan kita menonton secara lebih leluasa. Gerakan mouse sesuai yang Anda mau bila Anda menontonnya di PC atau Laptop, atau Anda hanya cukup menggerakan ibu jari Anda bila ingin menontonnya dari gadget Android. Happy Watching!

D’Cinnamons 360 Music Video, A Whole Package

Apa yang biasanya Anda suka dari sebuah video musik? Apakah Anda menyukai tipe video musik  yang menampilkan performance dari penyanyi/band yang membawakan lagunya? Atau Anda menyukai tipe video musik yang memiliki alur cerita yang menarik, terlepas apakah cerita yang ditampilkan sesuai dengan lirik lagu yang dibawakan? Atau tipe video musik yang tidak menampilkan keduanya, tapi memiliki konsep tertentu yang random, tidak biasa, atau abstrak?

Tiga tipe video musik diatas secara berturut-turut merupakan tiga tipe utama dari sebuah video musik, yang dikategorikan oleh Simon Firth (1988). Tipe video performance, naratif, dan konseptual. Contoh video performance misalnya video klip “Chop Suey” dari System of A Down. Sepanjang video berlangsung hanya diisi oleh performance band beranggotakan 4 orang berdarah Armenia-Amerika ini.

System of A Down - Chop Suey

Video naratif merupakan video musik yang menampilkan kisah cerita, terlepas dari kesesuaian lirik dan cerita yang ditampilkan. Video klip legendaris “Always” dari Bon Jovi misalnya, selain lagunya yang memang everlasting, kisah yang diceritakan pada video klip ini masih terus diingat oleh penikmat musik, khususnya bagi para remaja di era 90-an.

Bon Jovi - Always

Sementara video musik tipe konseptual tidak menceritakan kisah yang diceritakan dalam lirik lagunya, atau juga tidak menampilkan performance artisnya. Tipe ini secara random mengangkat suatu konsep tertentu yang unik, misalnya dari segi visual effect atau juga teknik pengambilan gambar.

Banyak video klip yang menggabungkan dua dari tiga tipe diatas, namun sedikit video klip yang dapat menggabungkan ketiga tipe tersebut. Contoh sukses penggabungan tiga tipe video klip ini adalah “Black and White” dari The King of Pop Michael Jackson. Pada bagian awal naratif, kemudian performance, dan ditutup dengan visual effect muka seseorang yang kemudian berubah menjadi banyak orang dari ras yang berbeda-beda.

Michael Jackson - Black or White

Baru-baru ini Gusto Sign melalui divisi terbarunya Gusto Pictures menggarap sebuah video klip untuk musisi kondang di tanah air, D’Cinnamons. Bukan hanya video klip biasa, video musik yang kami buat merupakan penggabungan dari tipe video naratif, performance, dan konseptual. Terlebih lagi, konsep yang kami bawakan adalah 360 Video, dimana video musik D’Cinnamons berjudul “Sweet Memories” ini adalah video musik pertama di Indonesia yang menggunakan teknik ini.

Penasaran kan? Mungkin sebagian besar dari Anda bertanya-tanya apa sih 360 Video itu? Sebaiknya Anda langsung menonton video klip D’Cinnamons berjudul “Sweet Memories” ini:

Sources:
https://30yearsofmusicvideos.wordpress.com/2011/11/20/what-are-the-types-of-music-videos/
Image Sources:
http://www.vip-file.us/S/074198/System_Of_A_Down-Chop_Suey_.html
http://www.vip-file.us/B/030667/Bon_Jovi-Always.html
http://www.vip-file.us/M/019291/Michael_Jackson-Black_Or_White.html

FGD Expo 2015: Pesawat Luar Angkasa Gusto Sign

Berawal dari tahun 2003, Forum Graphic Design Expo (FGD Expo) adalah pameran grafika terbesar di Indonesia yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Sejak awal, pameran yang berkonsep teknologi, kreativitas, dan desain ini menjadi wadah bagi para profesional untuk memajang karya kreatif dan para manufaktur untuk memperkenalkan teknologi terbaru mereka. Bisa dibilang event ini mempresentasikan masa depan industri kreatif dan grafis yang akan populer di Indonesia.

Dengan slogan “Tech Provoke!”,  FGD Expo 2015 yang diselenggarakan dari tanggal 6 sampai 9 Agustus lalu ini mengangkat tema teknologi mutakhir di bidang grafis, termasuk diantaranya teknologi 3D Printing dan LED. Pada FGD Expo seluas 15.000 m2 ini pengunjung dan partisipan pameran dapat menemukan beragam produk dan teknologi mutakhir dari industri percetakan, packaging, penerbitan, dan promosi.

Event yang telah berlangsung tujuh kali ini juga disemarakkan dengan seminar, workshop, dan konferensi bisnis yang menghadiri para pembicara dari kalangan inovator, kreator, dan praktisi di berbagai industri. FGD Expo kali ini juga dilengkapi pameran yang memajang hasil karya dari para pemenang Asia Student Package Design Competition (ASPaC) 2014, sebuah kompetisi desain kemasan yang diikuti oleh para mahasiswa dari negara-negara di Asia.

Gusto Sign ikut meramaikan FGD Expo kali ini yang bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Kehadiran Gusto Sign untuk kelima kalinya pada event nasional ini juga bertujuan untuk memperkenalkan divisi baru kami yaitu divisi digital. Kami hadir dengan booth yang didesain layaknya interior spaceship (pesawat luar angkasa) dengan berbagai macam digital signage yang menyatu dengan interior booth.

Gusto Sign - FGD Expo (1)

Booth ‘spaceship’ kami didominasi oleh warna putih dengan aksen warna jingga sesuai corporate colour Gusto Sign. Kesan futuristik sangat terasa begitu memasuki booth kami, dan para pengunjung dapat melihat beragam produk andalan kami yang ditempatkan pada display di sepanjang backdrop. Dari mulai signage, trophy, produk-produk hasil laser cutting, sampai acrylic fabrication, pengunjung dapat melihat kualitas dan detail karya project-project Gusto Sign.

Gusto Sign - FGD Expo (2)

Pada FGD kali ini kami juga memperkenalkan divisi baru yaitu divisi digital, dengan produknya berupa Digital Signage. Pengunjung dapat melihat contoh digital signage, tidak hanya bentuknya namun juga beserta content yang kami tawarkan. Gusto Sign kembali bekerja sama dengan Neuborn dalam keikutsertaan dalam FGD tahun ini, karenanya terdapat display POP dari Neuborn yang ditempatkan strategis di depan booth.

Gusto Sign - FGD Expo (3)

Salah satu spot unik yang menarik perhatian pengunjung adalah piramida berisi hologram yang merupakan terobosan baru dari divisi digital kami. Pengunjung dapat melihat beberapa contoh content hologram hasil karya Gusto Sign. Menarik bukan?

Gusto Sign - FGD Expo (4)

Gusto Sign - FGD Expo (5)

FGD Expo tahun 2015 ini sarat akan pengenalan beragam teknologi termutakhir yang dapat membuat kita terpana, dan Gusto Sign bangga dapat kembali berpartisipasi pada event kekinian ini. Sampai jumpa pada FGD Expo 2017, segenap tim kami yang manis dan ramah akan kembali menyapa Anda!

Source:
Website FGD Expo: www.fgdexpo.com
http://www.fgdexpo.com/company-profil-gustosign.html
Facebook The Japan Foundation, Jakarta

Wajah Baru Showroom Gusto Sign

Sebagai pelopor workshop jasa laser di Bandung, Gusto Sign terus meningkatkan pelayanannya bagi para customer kami. Sebelumnya kami telah mengenalkan divisi baru kami yaitu Gusto Pictures yang bergerak di bidang audio visual. Di pertengahan tahun 2015 ini kami juga memperbaharui ruang kantor dan showroom kami untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal.

Saat berkunjung ke dalam showroom kami yang terletak di Jalan Kopo No. 78 Bandung, Anda akan disambut oleh area open space berkonsep minimalis. Interior showroom didominasi oleh nuansa kayu walnut yang hangat. Aksen cerah diwakili oleh warna jingga yang merupakan corporate colour Gusto Sign. Warna ini diaplikasikan pada logo backdrop yang artistik dan puff mungil yang nyaman diduduki.

Gusto Sign - New Showroom (1)

Karakter Gusto Sign sebagai penyedia jasa laser profesional tampak hanya dengan melihat sekilas desain showroom kami. Backdrop yang didesain seperti sarang lebah atau beehive tidak tampak monoton karena beberapa segi enam yang membentuk beehive diproses melalui teknik laser cutting dan diletakkan secara random. Backdrop dengan logo Gusto Sign berwarna jingga yang dilengkapi indirect lighting menjadi pusat perhatian saat memasuki showroom kami.

Gusto Sign - New Showroom (2)

Selain pada backdrop, proses laser cutting juga diaplikasikan pada round table unik. Dilengkapi dengan puff empuk berwarna jingga, di sini para marketing kami yang ramah melayani konsultasi bagi para customer yang datang berkunjung. Saat berkonsultasi, Anda dapat melihat langsung contoh produk yang terpampang pada sisi kanan dan kiri ruangan. Contoh produk-produk kami terpampang rapi pada rak display yang disusun berdasarkan kategori produk.

Gusto Sign - New Showroom (3)

Kualitas produk-produk kami seperti sign system, laser cutting kartu ucapan, trophy, plakat dan berbagai produk lainnya dapat Anda lihat dengan mata kepala sendiri. Anda pun dapat melihat dan menentukan sendiri beragam material yang tersedia untuk produk yang Anda inginkan.

Gusto Sign - New Showroom (4)

Interior showroom Gusto juga didominasi oleh penggunaan partisi kaca yang memberi kesan lapang dan terang. Pemilihan warna light walnut pada furniture dengan aksen warna jingga menjadikan wajah baru showroom kami tampak lebih cerah. Tak perlu ragu untuk mengunjungi showroom kami, interior cantik dan tim kami yang ramah dengan senang hati akan menyambut Anda.

The 60th Asia Africa Conference Commemoration 2015

Bangga. Itulah yang mungkin kakek nenek kita rasakan saat digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA), 18-24 April 1955. Betapa tidak, negara kita kala itu merupakan salah satu pelopor pertemuan akbar yang menjadi tonggak penting dalam sejarah negara-negara di benua Asia dan Afrika. Prakarsa untuk mengadakan konferensi ini dikemukakan pertama kali oleh Perdana Menteri Republik Indonesia saat itu, Ali Sastroamijoyo.

Indonesia, India, Pakistan, Myanmar, dan Sri Lanka sepakat mengadakan konferensi tingkat tinggi yang bertujuan untuk memajukan kerja sama ekonomi dan kebudayaan diantara negara-negara di dua benua tersebut, dan yang tak kalah penting merupakan usaha menjaga perdamaian dunia. Kelima negara ini memperoleh kemerdekaan dari penjajahan dalam kurun waktu satu dasawarsa sebelumnya, dan konferensi ini merupakan upaya mengajak negara-negara di Asia Afrika untuk menolak diskriminasi ras dan kolonialisme, mengingat ketika itu masih banyak negara di dua benua yang belum merdeka dari penjajahan.

Konferensi-Asia-Afrika-1955-640x360 Uniqpost

KAA juga dimaksudkan untuk meredakan ketegangan politik dan militer yang terjadi pasca Perang Dunia ke-2. Perang dingin terjadi diantara dua negara adidaya, yaitu Amerika Serikat yang mempelopori Blok Barat (Blok Liberal) dan Uni Soviet yang mempelopori Blok Timur (Blok Sosialis Komunis). KAA yang digelar di Kota Bandung ini merupakan tahap yang sangat penting dalam terbentuknya Gerakan Non Blok.

Penyambutan-Bandung -berdikarionline

Sebanyak 29 negara dari Benua Asia dan Benua Afrika yang diwakili oleh para pemimpin negaranya menghadiri KAA 1955 dan melahirkan Dasa Sila Bandung. Dan kini, enam puluh tahun kemudian, KAA akan digelar pada tanggal 19-24 April di Jakarta dan Bandung. Delegasi dari 109 negara di benua Asia dan Afrika akan menghadiri konferensi yang tahun ini berslogan “Advancing South-South Cooperation”.

Rangkaian acara tahun ini akan dimulai di Jakarta dengan pertemuan tingkat senior officials dan pertemuan tingkat menteri di tanggal 19-20 April. Kemudian KTT yang akan dihadiri para kepala negara diadakan pada 22-23 April. Puncak acara KAA ini adalah Asia Africa Commemoration (Peringatan Asia Afrika) yang akan diadakan tanggal 24 April di Bandung. Termasuk di dalam rangkaian acara peringatan ini adalah Asian African Business Summit dan Asian African Carnaval.

Bangga menjadi bangsa Indonesia. Para pemimpin bangsa kita mempelopori konferensi yang kemudian memberi pengaruh besar bagi dunia. Kebanggaan kita berlipat ganda, karena Indonesia menjadi tempat penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi ini. KAA merupakan tonggak bersejarah tidak hanya bagi negara peserta KAA yang sudah merdeka, tapi juga bagi negara lain yang masih berjuang melawan kolonialisme. Dalam kurun waktu 10 tahun setelah KAA berlangsung, sebanyak 41 negara di benua Asia dan Afrika memperoleh kemerdekaannya.

Semakin bangga, karena Indonesia menjadi tuan rumah kembali dalam penyelenggaraan KAA yang dihadiri para delegasi antar ras, agama, dan budaya ini. Momentum ini sangat tepat untuk mengingatkan dunia, bahwa Indonesia berperan besar dalam pergerakan bangsa-bangsa saat itu. Dan kami, Gusto Sign, dengan bangga mempersembahkan video berikut ini, sebagai tribute untuk The 60th Asia Africa Conference Commemoration:

Akhir kata, berikut sepenggal pidato dari Presiden Soekarno RI saat pembukaan KAA 1955 lalu:

“Sisters and Brothers, Indonesia is Asia-Africa in small. It is a country with many religions and many faiths. We have in Indonesia Moslims, we have Christians, we have Civa-Buddhists, we have peoples with other creeds. Moreover, we have many ethnic units, such as Achenese, Bataks, Central Sumatrans, Sundanese, Central-Javanese, Madurese, Toradjas, Balinese, etc. But thank God, we have our will to unity. We have our Pancha Sila. We practise the “Live and let live” principle, we are tolerant to each other. Bhinneka Tunggal Ika – Unity in Diversity – is the motto of the Indonesian State. We are one nation.”

 – Soekarno, Presiden RI pertama, 17 April 1955

WE LOVE INDONESIA!

Sources:
http://www.aacc2015.id
http://www.wikipedia.org/wiki/Bandung_Conference
http://www.gurusejarah.com/2013/06/konferensi-asia-afrika.html
https://wempyhadir.wordpress.com/2013/05/19/soekarnos-speech-on-asian-african-conference-bandung-indonesia/
Image Sources:
http://www.berdikarionline.com/gotong-royong/20140208/serangan-bom-jelang-konferensi-asia-afrika-1955-1.html
http://uniqpost.com/77185/sejarah-konferensi-asia-afrika-1955-di-bandung/5/

Perpaduan Acrylic dan Galvanil untuk Channel Letter Boci Studio

Gusto Sign telah memiliki banyak pengalaman dalam pembuatan signage baik berupa 3D sign, neonbox, signboard, maupun huruf timbul atau channel letter. Dalam pembuatan signage tersebut, material favorit yang sering dipilih para klien kami adalah acrylic, diantaranya karena material ini memiliki karakteristik yang mudah dibentuk dan tahan lama, dan permukaannya yang licin dan smooth menjadikan tampilannya elegan.

Selain acrylic, material lain yang sering digunakan dalam pembuatan sign system adalah plat galvanil. Material ini adalah plat baja yang dilapisi oleh perpaduan antara logam seng (Zinc) dan besi (Iron). Plat galvanil memiliki karakteristik sangat kuat sehingga tahan terhadap gesekan, benturan, dan sangat mudah dibentuk melalui proses pengelasan dan pemotongan. Penggunaannya banyak diperuntukan dalam industri karoseri kendaraan, peralatan listrik, dan juga dalam industri advertising termasuk untuk pembuatan signage.

Plat galvanil yang umum dijadikan sebagai bahan signage berupa channel letter ini memiliki finishing warna matte. Pada umumnya material ini membutuhkan tahap finishing lebih lanjut agar tampilannya lebih menarik, misalnya dicat atau dipadukan dengan material lain seperti sticker.

Beberapa project signage berbahan plat galvanil yang pernah Gusto Sign kerjakan diantaranya signage VOTO di pameran Wedding Belle 2014, Dendro Guest House, dan Barcode Pool Table. Bila plat galvanil untuk signage VOTO di-finishing dengan cat warna emas untuk menampilkan kesan mewah, plat galvanil untuk signage Dendro dicat dengan warna coklat yang hangat sehingga mendukung konsep homy yang ditawarkan guest house tersebut. Sementara dalam pembuatan signage Barcode yang berupa reverse channel letter, plat galvanil diberi efek karat sehingga terkesan natural.

Channel Letter - Gusto Sign (1)

Channel Letter - Gusto Sign (2)

Selain proses pengecatan, finishing plat galvanil juga dapat dilakukan dengan memadukan material ini dengan material lain seperti acrylic dan sticker. Salah satunya kami lakukan dalam pembuatan signage Boci Studio. Signage berupa channel letter ini terbuat dari plat galvanil yang dibentuk dan dirangkai menjadi logo dan tulisan ‘Boci’. Plat galvanil kemudian dipadukan dengan acrylic 3 milimeter yang di-laser cut dan printcut sticker berwarna biru. Sementara tulisan ‘Studio’ dihasilkan dari acrylic hitam dengan ketebalan 2 sentimeter.

Channel Letter - Gusto Sign

Boci Studio
Jalan Cassa No. 9 Bandung
(022) 2013 049
Facebook: facebook.com/bocistudio
Twitter: @bocistudio
Linkedin: https://www.linkedin.com/company/boci-studio
Website: http://www.bocistudio.com
Source:
www.bocistudio.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Galvannealed
http://www.corrosionpedia.com/definition/572/galvanneal

Teknik Laser dan Print On Material, Pilihan Tepat untuk Karya Kreatif Mahasiswa

Karya kreatif yang dibuat oleh para mahasiswa selalu menarik untuk dibahas. Inspirasi dan ide hasil pemikiran kaum muda yang beragam dan tanpa batas ini telah membantu kami dalam mengembangkan jasa-jasa yang kami tawarkan dan meningkatkan kualitas kami dalam membantu para mahasiswa.

Sebelumnya kami telah banyak membahas karya-karya dari para mahasiswa Universitas Telkom Bandung. Dari mulai laser cutting synthetic leather untuk sepatu, wall decoration yang unik, acrylic fabrication bertema pop art, sampai kap lampu acrylic dihasilkan oleh para mahasiswa kreatif ini. Kami juga pernah membahas laser cut pada evening dress karya salah satu mahasiswa dari Raffles Design Institute Jakarta.

Kini Gusto Sign kembali membantu dalam pembuatan karya para mahasiswa, kali ini pesanan datang dari tiga orang mahasiwa Bina Nusantara (Binus) yang berkampus di Jakarta. Klien kami, Alfian, Arthur, dan Hanson adalah mahasiswa Binus jurusan Desain Komunikasi Visual yang sedang menyelesaikan Tugas Akhir (TA) untuk menyelesaikan studinya.

Ketiga mahasiswa ini memilih produk yang berbeda dengan konsep yang juga berbeda satu sama lain. Alfian memilih konsep aktivitas di jalanan Jakarta dan menuangkan karyanya dalam bentuk acrylic fabrication berupa gantungan kunci. Material acrylic white diproses dengan melibatkan teknik laser cutting dan juga print on material untuk menghasilkan gantungan kunci bergambar karikatur yang lucu.

Acrylic Fabrication - Gusto Sign (1)

Acrylic Fabrication - Gusto Sign (2)

Budaya Toraja yaitu Passura menjadi inspirasi Arthur dalam karya kreatifnya. Passura adalah ukiran khas Toraja yang sarat akan pandangan dan falsafah hidup masyarakat Toraja. Karya Arthur dituangkan dalam merchandise berbahan MDF yang diproses dengan perpaduan antara teknik laser cutting dan laser engraving.

Laser Cutting-Engraving - Gusto Sign

Sementara karya Hanson terinspirasi dari Wayang Potehi, yaitu salah satu jenis wayang khas Tionghoa yang berasal dari Tiongkok dan dibawa oleh perantau etnis Tionghoa ke berbagai wilayah Nusantara berabad-abad lalu. Hanson membuat dua karya yaitu acrylic fabrication berupa gantungan kunci dan pop-up card yang menggambarkan suasana pertunjukan Wayang Potehi yang kini banyak dipertunjukkan saat Tahun Baru Imlek.

Acrylic Fabrication - Gusto Sign (3)

Laser Cutting - Gusto Sign

Sama halnya dengan karya Alfian, gantungan kunci karya Hanson juga berbahan acrylic white dan  diproses dengan perpaduan teknik laser cutting dan print on material. Untuk gantungan kunci berbahan acrylic transparan, teknik laser engraving juga diterapkan dalam menggrafir gantungan kunci. Sementara untuk pop-up card bergambar suasana pertunjukan Wayang Potehi, Gusto Sign membantu dalam proses laser cutting-nya.

Menarik bukan karya-karya kreatif dari ketiga mahasiswa Binus ini? Bagi teman-teman mahasiswa terutama jurusan desain dan seni, jangan sungkan untuk menghubungi Gusto Sign untuk berkonsultasi mengenai teknik yang tepat dalam proses pembuatan karya kalian. Dengan senang hati tim kami akan membantu mewujudkan inspirasi dan ide teman-teman dalam bentuk karya kreatif yang menarik.

Source:
www.budayatoraja.tripod.com
www.wikipedia.org/wiki/Wayang_Potehi
www.indonesiakaya.com

Wayfinding yang Mewah untuk Forum Nine Building

Beberapa tahun belakangan ini pembangunan mixed-use building sedang marak di Ibukota Jakarta. Mixed-use building merupakan istilah untuk gedung multifungsi, misalnya selain memiliki area untuk perkantoran, gedung tersebut juga memiliki area pusat perbelanjaan, atau juga apartemen sebagai tempat tinggal.

Tak ketinggalan, kota-kota besar di Indonesia pun mulai giat membangunnya untuk memfasilitasi para warganya. Salah satunya kota Medan sebagai satu dari lima kota besar di Indonesia. Forum Nine Building yang mulai beroperasi Juni 2013 lalu ini merupakan mixed-use building yang menggabungkan area perkantoran dengan pusat kuliner. Gedung yang berlokasi di pusat kota Medan ini menyediakan 13 lantai perkantoran yang disewakan dan lima lantai khusus F&B (Food & Beverage) dengan restoran-restoran ternama seperti District 10, Barcode, Breadlife, dan Opal Coffee.

Forum Nine Office & FnB Gallery

Jauh-jauh datang dari kota Medan, tim Forum Nine mempercayakan tim Gusto dalam pembuatan wayfinding pada area perkantoran gedung yang beralamat di Jalan Imam Bonjol No.9 Medan tersebut. Agar sesuai dengan kesan luxurious Forum Nine dimana marmer melapisi seluruh interior ruangan, maka untuk pembuatan wayfinding pun dipilih material plat stainless steel yang mewah.

Wayfinding yang dipesan berupa room sign dan denah ruangan setiap lantai. Denah ruangan diproses melalui teknik etching dimana plat stainless dilarutkan dalam cairan kimia sehingga memunculkan lapisan dalam stainless. Kemudian simbol-simbol ruangan dalam denah berukuran 38 cm x 45 cm itu di-fill dengan cat berwarna. Misalnya untuk toilet dan lift di-fill dengan cat hitam sedangkan simbol fire extinguisher dan hydrant box di-fill dengan cat merah.

Wayfinding - Gusto Sign (1)

Begitu pula dengan nomor ruangan atau room sign. Plat stainless berukuran 38 cm x 7 cm kembali diproses melalui teknik etching kemudian di-fill dengan cat hitam untuk membentuk tulisan nomor dan nama ruangan. Contohnya seperti ruangan yang disewa oleh kantor Konsulat Singapura di bawah ini.

Wayfinding - Gusto Sign (2)

Bila Anda tengah mencari solusi untuk kebutuhan sign system gedung baik gedung kantor, pusat perbelanjaan, baik tempat tinggal Anda, silahkan menghubungi Gusto Sign untuk mengkonsultasikan desain dan materialnya. Seperti contoh wayfinding Forum Nine diatas, stainless steel dengan finishing mirror yang dapat memantulkan bayangan menjadi salah satu pilihan material yang tepat untuk melengkapi kesan mewah pada interior ruangan.

Forum Nine
Jl. Imam Bonjol No. 9
Medan 20012
+6261 8050 1880
+6261 7702 9303
info@forumnine.co.id
www.forumnine.co.id
 
Sources:
http://www.forumnine.co.id/office/page/about-us
http://www.forumnine.co.id/fnb/directory/barcode-caf–3

Shaped NeonBox untuk Nona Rara

Sampai era 90an lalu, pemakaian batik umumnya hanya terbatas pada seragam wajib siswa sekolah dan pegawai negeri. Biasanya dikenakan pada hari-hari tertentu misalnya hari Jumat bagi siswa sekolah dan hari Senin bagi para pegawai negeri. Diluar itu, kadang kita menggunakannya di acara-acara tertentu seperti undangan pernikahan.

Selama satu dasawarsa terakhir ini bisa dibilang eksistensi dan pamor batik kian meluas baik di Indonesia maupun dunia internasional. Batik Indonesia menjadi semakin terkenal setelah UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) mengakui batik Indonesia sebagai warisan pusaka dunia pada 2 Oktober 2009 lalu. Sejak itu, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional dimana kita memperingatinya dengan mengenakan busana batik.

Kekayaan batik di Indonesia saat ini dapat dilihat dari beragamnya motif dan corak batik yang ada di pasaran. Selain batik bermotif tradisional bernuansa coklat seperti batik Kraton, batik Sekar Jagad, ataupun batik Kawung, para produsen batik telah mengembangkan produksi batik ke motif yang lebih modern dan beraneka warna. Desain yang semakin beragam dan kontemporer juga menjadikan batik kini cocok digunakan di berbagai kesempatan.

Salah satu brand yang sukses memasarkan busana batik adalah Nona Rara, yang produk-produknya dipasarkan baik secara online dan offline. Koleksi busana batik Nona Rara sangat cocok bagi wanita masa kini yang ingin tampil cantik dengan style yang modern namun tetap simpel dikenakan. Nuansa warna cerah dan desain yang chic menjadi ciri khas Nona Rara yang kini memiliki lima outlet yang tersebar di Jakarta dan Bandung.

Batik Nona Rara

Selain menjual batik secara retail di beberapa outlet diantaranya ITC Kuningan, Thamrin City, Plaza Semanggi, Krang Kring Bandung, dan PVJ Bandung, Nona Rara juga menyediakan paket parsel batik yang dapat menjadi pilihan hadiah saat hari raya tiba. Karenanya selain berpartisipasi pada event-event exhibition busana, Nona Rara juga kerap kali mengikuti exhibiton kerajinan nusantara seperti contohnya event INACRAFT 2014 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) bulan April lalu.

Parcel Batik Nona Rara - Foto by VIVAlife

Nona Rara mempercayakan tim Gusto Sign dalam pembuatan signage berupa neonbox untuk toko-tokonya yang tersebar di Jakarta dan Bandung. Neonbox berukuran 120 sentimeter ini terbuat dari material acrylic white dan cutting sticker. Nuansa putih dan pink sangat kental pada  neonbox berbentuk oval ini disesuaikan dengan logo Nona Rara yang manis dan feminin. Teknik laser cutting diterapkan pada pembuatan neonbox ini, dilengkapi dengan lampu TL untuk pencahayaaannya.

Neon Box - Gusto Sign

Nona Rara Batik
Store: ITC Kuningan, Thamrin City, Plaza Semanggi, Krang Kring Bandung, PVJ Bandung
Twitter: @nonararabatik
Facebook: Nona Rara Batik
Instagram: nonararabatik
Pinterest: NonaRara 
Sources:
http://www.tempo.co/read/news/2013/10/02/110518313/Ini-Sejarah-Panjang-Batik-Indonesia
http://www.pinterest.com/NonaRara/
http://foto.news.viva.co.id/read/10524-koleksi-cantik-parcel-batik
http://macam-batik-indonesia.blogspot.com/

Laser Cutting untuk Evening Dress Karya Mahasiswi Telkom University

Tidak seperti tren fashion lainnya seperti alladin pants atau high-waisted pants, tren laser cut di dunia fashion memang kurang booming namun juga tidak cepat surut dari tahun ke tahun. Penerapan teknik laser cutting sendiri dapat diterapkan pada segala jenis item fashion dari mulai busana, sepatu, tas, sampai aksesoris.

Beberapa desainer fashion terkemuka kelas dunia dikenal terutama akan evening dress-nya. Busana mereka telah digunakan oleh banyak selebritis Hollywood terutama saat sesi  pemotretan red carpet acara-acara penghargaan maupun premier film. Misalnya busana dengan designer-brand Giles, yang merupakan karya desainer asal Inggris Giles Deacon yang desain dikenal fun, playful, dan berani bereksplorasi.

Di bawah ini adalah beberapa selebritis Hollywood yang menggunakan karya Giles Deacon. Supermodel Victoria’s Secret Heidi Klum mengenakan H-Line Dress berwarna metalik dengan laser cut motif tribal pada acara penghargaan America Music Awards (AMA) pada tahun 2011 lalu. Sementara itu karya Giles Deacon lainnya, evening dress berwarna merah dengan laser cut bermotif angsa pada bagian atas dan ruffles cantik yang bertumpuk di atas rok sepanjang lantai ini dikenakan oleh bintang serial TV Glee, Dianna Argon pada acara penghargaan Golden Globes 2012 lalu.

Giles Deacon Dress

Selain Giles, brand evening gown yang seringkali dilirik oleh para selebritis Hollywood adalah Marchesa. Brand ini merupakan spesialis untuk busana wanita high end, didirikan oleh Georgina Chapman dan Keren Craig pada tahun 2004. Hasil karyanya banyak diminati oleh para selebritis dunia, misalnya gaun yang dikenakan Sandra Bullock saat ia memenangkan penghargaan Oscar tahun 2010 untuk kategori Best Actress. Busana yang dikenakan pemeran utama film The Blind Side tersebut  digaung-gaungkan sebagai busana terbaik malam itu.

Busana-busana dengan teknik laser cut keluaran Marchesa bukan pemandangan yang asing di red carpet event-event Hollywood. Contohnya adalah busana hitam cantik yang dikenakan Eva Longoria pada premier film For Greater Glory 2012 lalu. Laser cutting diterapkan di seluruh area busana berpotongan A-Line bintang serial TV Desperate Housewife tersebut. Tiga tahun sebelumnya, Rihanna juga mengenakan busana laser cut karya Marchesa di acara AMA 2009. Penyanyi kelahiran Barbados itu memilih black and white dress dengan laser cutting pada motif bunga mawar di sepanjang garis dada dan rok asimetrisnya.

Marchesa

Tim Gusto Sign sendiri beberapa kali menerima pesanan laser cutting untuk item-item fashion dari mulai busana maupun aksesoris. Bahan yang dapat di-laser cut tidak terbatas pada kain (fabric) sebagai bahan utama busana, namun juga kulit baik leather asli ataupun kulit imitasi. Bahan lainnya seperti acrylic dapat digunakan sebagai aksesoris seperti gelang futuristik yang pernah kami bahas di sini, sementara bahan stainless pun dapat digunakan untuk membuat adibusana, dua-duanya merupakan karya Danny Satriadi yang pernah kami bahas juga di artikel terdahulu.

Baru-baru ini pesanan laser cutting untuk item fashion kembali datang pada tim Gusto. Kali ini pesanan datang dari mahasiswi Telkom University, Rizky Oktrivani Putri. Jasa laser cut dipesan mahasiswi jurusan Kriya Tekstil dan Mode itu untuk melengkapi evening dress hasil karyanya dalam memenuhi tugas Ujian Akhir Semester (UAS). Teknik laser diterapkan pada dua layer rok—warna hijau metalik dan warna coklat tua—dengan motif yang berbeda.

SEMC 3MP DSC

Laser Cutting Fabric - Gusto Sign (1)

Bila Anda membutuhkan jasa laser cut item fashion serupa, baik untuk keperluan tugas kuliah ataupun profesional, hubungi tim Gusto untuk mengkonsultasikan desain dan penerapan teknik laser pada karya Anda. Kami juga dapat membantu Anda memilih material yang tepat bagi item fashion yang Anda inginkan.

Fashion Designer by : Rizky Oktrivani P
Fashion Model by      : Iva
Photograher by          : Inay

 

Image Sources:
http://news.everettcollection.com/fashion/fashion-trend-laser-cut-dresses/
http://www.popsugar.com.au/fashion/Dianna-Agron-Wears-Lase-Cut-Swan-Giles-Deacon-Red-Dress-2012-Golden-Globes-21343398