Acrylic Fabrication berkonsep Pop Art untuk Wall Decoration

Apa itu Pop Art? Pop art, berasal dari populer art, atau budaya pop, adalah sebuah aliran seni dimana para seniman menciptakan karya seni mereka dengan mengambil subjek dari lingkungan sekitar yang tengah populer. Karenanya, subjek dalam karya seni pop art merupakan ikon yang ada di sekitar kita, seperti orang-orang terkenal atau selebritis, tokoh komik, iklan, kaleng minuman, film, dan sebagainya.

Gerakan pop art dicetuskan di tahun 50-an di Inggris dan Amerika, dimana aliran seni ini seakan menantang fine art, karya-karya seni karya seniman dunia yang hanya dapat dinikmati oleh kalangan terbatas. Pop-art dianggap sebagai perlawanan terhadap gaya hidup konsumtif. Gerakan ini juga dianggap para pakar seni merupakan cikal bakal dari lahirnya aliran seni post-modernism.

Seniman pop-art yang dianggap paling terkenal di dunia adalah Andy Warhol, dimana karya-karya pop-artnya sangat ikonik dan memiliki nilai yang sangat tinggi. Karya-karyanya mengeksplorasi hubungan antara ekspresi seni, budaya selebritis dan periklanan yang berkembang di tahun 1960-an. Karyanya yang paling terkenal hingga saat ini adalah The Shot Marilyns, yang merupakan empat lukisan kanvas berukuran 40 inci x 40 inci, dan masing-masing berlukiskan wajah selebriti ikonik Marilyn Monroe dengan berbagai nuansa warna.

Andy Warhol Wiki

warhol-marilyns

Salah satu klien Gusto Sign, menggunakan konsep pop art dalam pembuatan salah satu tugas kuliah untuk Ujian Akhir Semester (UAS). Dinar Yuliawati, mahasiswa Universitas Telkom jurusan Desain Kriya, Tekstil, dan Mode ini menciptakan desain figure wanita yang diaplikasikan menjadi tiga buah acrylic fabrication beraneka warna. Tugas untuk mata kuliah Desain Tekstil Teknik ini diperuntukkan sebagai wall decoration.

Acrylic Fabrication - Gusto Sign

Material yang digunakan dalam pembuatan acrylic fabrication ini adalah acrylic transparan warna kuning, biru, dan hijau. Gusto Sign membantu Dinar dalam teknik laser cutting untuk membentuk pola desain, kemudian dilakukan proses laser engraving di permukaan depan ketiga acrylic transparan tersebut.

Figure wanita yang menjadi desain acrylic fabrication ini mengambil inspirasi dari poster berjudul “We Can Do It”  karya J. Howard Miller pada zaman Perang Dunia II. Poster propaganda ini dibuat untuk memotivasi semangat kerja para pekerja perempuan yang menggantikan peran para lelaki yang turun ke medan perang. Di era tahun 1980an poster yang kemudian dikenal juga dengan nama Rosie the Riveter ini kembali terkenal karena banyak digunakan untuk mengusung isu-isu feminisme dan politik yang berkembang di Amerika Serikat saat itu.

We Can Do It

Sources:
http://en.wikipedia.org/wiki/Pop_art
http://en.wikipedia.org/wiki/Andy_Warhol
http://www.theartwolf.com/articles/most-valuable-private-art.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Rosie_the_Riveter
http://en.wikipedia.org/wiki/We_Can_Do_It!

One thought on “Acrylic Fabrication berkonsep Pop Art untuk Wall Decoration

  1. Pingback: Teknik Laser dan Print On Material, Pilihan Tepat untuk Karya Kreatif Mahasiswa | Reklame | Neon Box | Laser Cutting Indonesia | Signage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s