Laser Cutting Memeriahkan Exhibition Biennale Desain & Kriya 2013

Tim Gusto bangga telah menjadi bagian kecil kreativitas anak bangsa seperti Gamia Dewanggamanik. Jebolan ITB jurusan Desain Tekstil ini merupakan salah satu desainer yang memeriahkan pameran Biennale Desain & Kriya 2013 yang digelar selama 30 hari dari 19 Desember 2013 sampai dengan 19 Januari 2014 lalu.

Event Biennale yang diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia ini terdiri dari tiga program yakni exhibition, forum, dan lokakarya. Acara melibatkan 93 peserta dari delapan sektor ekonomi kreatif yakni bidang arsitektur, interior, mebel, produk, kriya, tekstil, desain interior, mode, dan grafis. Exhibition yang mengusung tema “GeoEtnik” ini terbagi dalam 13 karya kolaborasi dan 53 karya perseorangan dimana karya kolaborasi dapat merupakan kombinasi dari beberapa sektor ekonomi kreatif.

Berkolaborasi dengan dua artist lainnya yakni Timbul Raharjo dan Panca DZ, Gamia menghadirkan karya berupa Ruai, yang secara fungsi merupakan space divider atau pembagi ruang. Karya ini terinspirasi dari bentuk bulu burung khas Kalimantan, spesies-spesies endemik yang tidak ditemukan di wilayah lain di dunia. Karya Ruai mereka wujudkan dalam tiga layer, masing-masing memiliki estetika yang berbeda sesuai dengan karakter masing-masing senimannya.

Image

Sebuah kebanggaan bagi tim Gusto untuk membantu Gamia mewujudkan karya Ruai ini. Dosen part-time di STISI Telkom Fakultas Kriya Tekstil dan Mode tersebut memesan jasa laser cutting kami untuk diterapkan pada material kulit sintetis yang merupakan bahan utama karyanya. Lembaran-lembaran kulit yang telah diproses melalui teknik laser cut kemudian digabung dan disusun oleh Gamia mengikuti pola yang cantik. 

Image

 

Image

Setelah lembaran-lembaran kulit disatukan mengikuti pola tertentu, kemudian dipasang di atas space divider (pembagi ruang) bermaterial kayu. Pola yang cantik dari lembaran kulit ini menjadikan keunikan space divider ini tetap menonjol walaupun diapit oleh dua space divider dengan material berbeda hasil karya artist lainnya. Secara utuh, karya Ruai three-layer ini merupakan kombinasi yang kental akan nuansa etnis nusantara.

Image

Sources:
http://biennale.desainkriya.com/project/ruai/
http://biennale.desainkriya.com/biennale-pertama/
https://www.facebook.com/BDKI2013/photos/a.188211331382292.1073741829.187468974789861/206438532892905/
http://www.pesona.co.id/kuliner.wisata/wisata/biennale.seni.dan.kriya.pertama.di.indonesia/006/002/90/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s