Mengintip Sukses Brand Coca Cola

Brand adalah logo, simbol atau nama yang berhubungan dengan produk. Brand membantu orang mengenali produk dan mengingatnya dalam jangka panjang. Semua produk mempunyai brand, namun hanya sedikit yang bisa membuat konsumen mengingatnya. Terlebih mengasosiasikan brand itu dengan perasaan positif yang membuat mereka mencintai brand tersebut. Di antara sedikit brand sukses, terdapat sebuah nama yang pasti semua orang tau: Coca Cola.

Coca Cola sudah ada sejak 1886. Penemunya seorang ahli farmasi bernama John Stith Pemberton. Nama dan logo Coca Cola sendiri dibuat oleh akuntan Pemberton yang bernama Frank M. Robinson. Sejak saat itu, brand Coca Cola terus berkembang menjadi salah satu raksasa dunia. Bahkan pesaing utama Coca Cola yang rasanya lebih enak pun tak mampu menyamai sukses yang diraih Coca Cola. Beberapa survey di Amerika secara konsisten menghasilkan dua hal berikut:

1. Ketika responden diminta mencoba dua minuman Cola tanpa label, sebagian besar selalu memilih Pepsi yang rasanya lebih enak,

2. Namun ketika diberitahu yang mereka pilih adalah Pepsi, hampir semuanya mengganti jawaban mereka dengan Coca Cola yang semula tidak mereka pilih.

Ini menyimpulkan bahwa brand berperan besar dalam keputusan konsumen memilih sebuah produk. Apa rahasia sukses Coca Cola? Mari kita intip kotak rahasianya sedikit.

Kembali tentang brand.

foto dari ebay

  • Coca Cola membangun brand-nya dari logo yang dibuat Frank Robinson, kemudian mengintegrasinya dalam semua aspek promosi secara kontinyu. Ingat sejak pertama kali Anda mengenal Coca Cola, brand ini tak pernah berhenti membuat kampanye promosi fenomenal.
  • Logo Coca Cola bukan ilustrasi semata. Coca Cola mencantolkan nilai-nilai di dalamnya secara konsisten. Nilai-nilai tersebut membuat orang mengingat Coca Cola lebih dari sekedar minuman penyegar. Ditambah tagline dinamis seperti kata “always” dengan jingle yang khas; atau ucapan “aahh..” yang menyegarkan.

foto dari sini

  • Nilai-nilai yang ditambahkan Coca Cola mencitrakan produknya dengan perasaan segar, nyaman dan suka cita. Maskot Coca Cola sejak 1920 adalah seekor beruang kutub yang otomatis mengasosiasi perasaan segar dan dingin.
  • Kampanye promosi seperti ini masih ditambah lagi dengan giatnya mereka berhubungan dengan konsumen. Mengadakan banyak kegiatan dan rewards bagi konsumen. Secara kontinyu, Coca Cola menanamkan citra segar dan logo mereka di benak konsumen.

Brand longevity atau ketahanan usia brand.

foto dari sini

  • Konsep brand Coca Cola tidak berubah dari sejak ia diperkenalkan di abad-19 lalu. Logo Coca Cola tetap sama, dengan kombinasi warna merah putih yang itu juga. Maka setiap kali Coca Cola melakukan promo, atau konsumen melihat minuman cola dengan kilas warna merah, mereka akan otomatis mengaitkannya dengan Coca Cola.
  • Bandingkan dengan Pepsi yang sering mengubah logo, kadang secara drastis. Akibatnya, konsumen sulit mengingat produk mereka meskipun kampanye dilakukan terus-menerus.

Coca Cola merambah aspek lain untuk mengukuhkan brand-nya.

  • Pernah lihat jam dinding berlogo Coca Cola? Atau tas dan kamera berlogo sama? Mereka adalah bagian dari kampanye Coca Cola yang kini semakin gencar diburu kolektor. Sebuah sign lama berisi iklan Coca Cola bahkan bisa dihargai puluhan juta!
  • Merchandise seperti ini menarik kedekatan personal konsumen dengan Coca Cola. Secara tidak langsung, Coca Cola sudah membentuk konsumen-konsumen yang paling loyal.

Signage dan media promo lain.

foto dari sini

Point of purchase interaktif yang bisa digerakkan. foto dari sini

  • Coca Cola tak pernah bosan menaruh logo mereka di mana-mana. Di Amerika, hampir semua penjuru pernah memuat sebuah signage Coca Cola. Tak heran kepopulerannya sampai membuat Coca Cola dianggap salah satu simbol Amerika. 
  • Selain sign, Coca Cola juga membuat point-of-sales yang inovatif dan menarik. Tak terkecuali dalam POS tersebut, Coca Cola juga memajang logonya dengan konsisten.

Signage Coca Cola biasanya hanya berisi logo dengan latar merah yang khas, tagline, kemudian di salah satu sisinya diisi ilustrasi botol Coca Cola dengan sebagian isi menyembur keluar. Signage ini jelas menggambarkan konsep brand Coca Cola tadi: logo dan warna yang konsisten; citra segar dari cola yang menyembur; kesinambungan dengan kampanye yang sedang berjalan lewat tagline. Dengan demikian, di manapun signage di pasang, orang akan mengaitkannya dengan kampanye promosi Coca Cola.

John Pemberton tak pernah bermimpi minuman ringan yang ia ciptakan akan menjadi kerajaan bisnis fenomenal. Namun tak ada yang mustahil jika kita berusaha. Coca Cola telah membuktikannya, kini waktunya Anda menggunakan kotak rahasia Coca Cola sebagai inspirasi untuk kerajaan Anda sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s